JOMBANGKU.com – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengunjungi keluarga Muhammad Irsyad Aljuned, salah satu aremania asal Kabupaten Jombang, yang meninggal dunia akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan.
Kerusuhan di Kanjuruhan yang terjadi usai laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023 antara Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam, mengakibatkan ratusan korban jiwa.
Salah satu korban dalam tragedi tersebut adalah Muhammad Irsyad Aljuned. Remaja berusia 17 tahun itu tinggal di Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Bupati Mundjidah melakukan takziyah ke rumah duka didampingi Wakil Bupati Jombang Sumrambah, beserta istri Wiwin Sumrambah, Senin (3/10/2022).
Rombongan Bupati Mundjidah disambut langsung oleh ayah Irsyad, Mochammad Arif Junaedi (48). Kepada ayah dan ibu Irsyad, Bupati menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa mereka.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas tragedi di Kanjuruhan, Malang. Yang mana salah satunya yang meninggal adalah warga Jombang Muhammad Irsyad Aljuned,” kata Bupati Mundjidah.
Dia berharap, insiden sebagaimana terjadi di Stadion Kanjuruhan tidak lagi terulang. Bupati Mundjidah juga mendoakan agar seluruh keluarga korban diberi ketabahan dan keikhlasan.
“Semoga amal ibadah seluruh korban diterima oleh Allah SWT dan keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan. Semoga yang dirawat di rumah sakit, semoga segera sembuh dan pulih,” ujar dia.
Irsyad merupakan anak pertama dari pasangan Muhammad Arif Junaedi dan Kesi Ernawati. Anak pertama dari 4 bersaudara itu kini duduk di bangku SMK Tapen.
Irsyad yang datang dari Jombang untuk menonton langsung pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, turut menjadi korban kerusuhan yang terjadi setelah pertandingan.
Ratusan orang datang melayat ke rumah duka, hingga turut mengantarkan Irsyad ke peristirahatan terakhirnya, di pemakaman umum Dusun Mernung Lor, Desa Sumbernongko, Minggu (2/10/2022) petang.
Kepergian Irsyad menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat dekat. Kesedihan, juga dirasakan para tetangga dan teman-teman sekolahnya. (MHS/Red)