Harga Cabai Hijau di Jombang Anjlok, Dipicu Banjir dan Ketimbang Keduluan Tikus

Teguh, pedagang cabai di Pasar Legi, Jombang

JOMBANGKU. COM – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jombang, Jawa Timur, beberapa hari terakhir, mengalami kenaikan. Seperti di Pasar Legi atau belakang Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang, harga cabai rawit per Jumat (22/1/2021) mulai Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogranm.

Teguh, salah satu pedagang cabai setempat membenarkan, harga cabai rawit mengalami kenaikan.

“Memang harga cabai masih mahal, per kilonya sampai Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu. Kalau saya grosir harganya bervariasi, sekitar Rp 60 sampai Rp 62 ribu per kilogram,” terangnya. Jumat (22/01/2021).

Berbeda dengan harga cabai hijau yang merosot tajam alias murah, yakni sekitar Rp 20 ribu sampai 25 ribu per kilogram. Ia mengaku tak tahu penyebab pasti harga cabai hijau murah. Ia hanya memperkirakan, harga cabai turun karena kawasan Segunung, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben dan Kendalsari, Kecamatan Sumobito sebagian lahan pertanian sempat terdampak banjir.

“Cabai rawit didatangkan dari Kediri. Kalau cabai hijau dari lokalan, daerah Segunung dan Kendalsari, Sumobito Jombang. Harganya lebih murah, Rp 25 ribu perkilonya. Kalau yang gagangnya hitam sekitar Rp 20 sampai Rp 22 ribu,” lanjut Teguh.

Teguh juga menuturkan, harga cabai hijau lebih murah dibanding dengan harga cabai rawit, karena petani memanennya lebih awal.

“Cabai hijau kan dari lokalan Jombang sendiri, katanya daripada keduluan tikus jadi terpaksa dipanen,” tegasnya.

Sedangkan cabai merah besar, Teguh mengatakan harga masih stabil. Hanya saja, untuk mendapatkan cabai merah dalam jumlah grosir, cukup susah.

Ia menuturkan alasan cabai di pedagang eceran lebih mahal. Sebab, kata Teguh, cabai cepat mengalami susut timbangan.

“Harga grosir dan eceran memang beda, kalau eceran kan pedagangnya punya risiko susut timbangan dan barang busuk. Apalagi cuaca seperti ini, cepat busuk,” katanya.

“Harga cabai merah besar sekitar Rp 22 ribu sampai Rp 23 ribu, itu grosir eceran beda ya. Yang hancur itu harga bawang merah, mulai Rp 8 sampai Rp 10 ribu per kilonya,” tandasnya. (hr/jk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *