Jawab Tantangan Anak Muda, Mundjidah – Sumrambah Bertekad Sediakan 80 Ribu Lapangan Kerja

Mundjidah-Sumrabah dalam sebuah kegiatan di Jombang.

JOMBANGKU.com – Dalam dua pekan terakhir, pasangan calon bupati – wakil bupati Jombang Mundjidah Wahab – Sumrambah, intens bertemu dan berdialog dengan kalangan anak-anak muda, baik dari kalangan generasi milenial maupun Gen Z.

Pertemuan dengan anak-anak muda, dimanfaatkan oleh pasangan Mundjidah – Sumrambah untuk menampung aspirasi, hingga menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang dilontarkan anak muda.

Diantara pertemuan dan dialog antara kalangan anak muda dengan Mundjidah – Sumrambah, yakni di Pasar Mojoagung, Kabupaten Jombang pada Sabtu (2/11/2024), serta di kawasan Stadion Merdeka Jombang, pada Sabtu (9/11/2024) petang.

Dalam kesempatan bertemu dan berbincang intensif dengan kalangan anak-anak muda tersebut, Mundjidah – Sumrambah terlibat dalam dialog aspirasi kaum muda bertajuk “Hajar Murah”.

Dialog yang diikuti kalangan milenial dan Gen Z dan dikemas dalam bincang-bincang santai tersebut, pasangan calon bupati – wakil bupati Jombang nomor urut 01 Mundjidah Wahab – Sumrambah menerima berbagai aspirasi dan pertanyaan.

Lapangan Kerja
Aspirasi dan pertanyaan kalangan milenial dan Gen Z kepada Mundjidah – Sumrambah, antara lain tentang dukungan atau fasilitasi terhadap keberadaan dan eksistensi konten kreator, penyediaan lapangan kerja, hingga soal perizinan konser dan maraknya aksi gangster.

Terkait lapangan kerja, Sumrambah mengungkap fakta adanya potensi pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang. Jumlah pengangguran terbuka, diperkirakan mencapai lebih dari 35 ribu dalam beberapa tahun ke depan.

Jumlah tersebut menurut dia, merupakan jumlah yang lumayan banyak, sehingga diperlukan upaya strategis dan konkrit guna menangani potensi pengangguran terbuka tersebut.

Lantas, seperti apa target dan langkahnya? Sumrambah yang datang bersama Mundjidah saat bertemu dengan kalangan milenial dan Gen Z, memaparkan gagasan dan rencananya untuk menangani potensi pengangguran terbuka di Kabupaten Jombang.

Dia menjelaskan, sebagai pasangan yang turut serta dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Jombang 2024, pasangan Mundjidah – Sumrambah mengusung beberapa program prioritas dan unggulan, salah satunya program penyediaan atau mempersiapkan 80 ribu lapangan kerja.

Dipaparkan, penyediaan 80 ribu lapangan kerja bagi kalangan anak-anak muda merupakan program yang realistis bisa diwujudkan. Hal itu mengingat adanya potensi di Kabupaten Jombang bisa dioptimalkan.
Penjelasan Sumrambah, diawali dengan pemanfaatan potensi wilayah sesuai zona. Di Jombang, ada wilayah yang ditetapkan sebagai zona industri padat karya, zona industri berat, serta zona hijau.

“Kita punya zonasi wilayah, yaitu zonasi Mojoagung dan Mojowarno, kemudian zonasi Perak dan Bandar Kedungmulyo, dan zonasi utara Brantas,” ungkap dia, saat berbincang dengan kalangan milenial dan Gen Z.

“Wilayah Mojoagung dan Mojowarno, zonasi untuk industri padat karya. Demikian juga dengan Bandar Kedungmulyo dan Perak. Sedangkan untuk industri di wilayah utara sungai Brantas lebih ke arah industri berat,” papar Sumrambah.

Pasangan Mundjidah – Sumrambah, dalam kepemimpinannya 5 kedepan akan memfokuskan pada penuntasan pembangunan kawasan industri di wilayah utara sungai Brantas.

Penyiapan kawasan industri di wilayah sungai brantas, kata Sumrambah, telah dimulai sejak era kepemimpinan Mundjidah – Sumrambah saat menjabat Bupati dan Wakil Bupati Jombang pada periode 2018 – 2023.

Selain penetapan zona kawasan industri, jembatan Ploso sebagai infrastruktur pendukung berkembangnya kawasan industri juga telah selesai di bangun.

Menurut Sumrambah, jika kawasan industri di wilayah utara sungai brantas bisa diwujudkan dalam beberapa tahun ke depan, maka potensi pengangguran terbuka yang angkanya mencapai lebih dari 30 ribu, akan bisa tertangani.

“Kita lagi menyiapkan kawasan industri besar di wilayah utara sungai Brantas. Berdasarkan hitungan kami, ketika kawasan industri itu bisa terwujud, maka paling tidak bisa menampung 60 ribu tenaga kerja,” ujar Sumrambah.

Gagas Pasar Hobbies
Selain bertekad membangun kawasan industri di wilayah sungai Brantas untuk menangani persoalan pengangguran, pasangan Mundjidah – Sumrambah juga menggagas berdirinya pasar hobbies.

Pasar Hobbies, kata Sumrambah, adalah wadah bagi pecinta hewan dan tanaman. Pasar tersebut diharapkan menjadi sarana penyaluran hobi sekaligus sarana untuk penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak muda.

“Tapi tidak semuanya kemudian kita tarik menjadi buruh pada sektor industri. Kami berfikir bahwa kita masih satu tempat strategis di wilayah Mojoagung, masih ada sekitar 3 hektar yang ke depan kita rancang untuk kita wujudkan sebagai pasar hobbies,” kata Sumrambah.

“Apa itu pasar hobbies, disitu bisa jualan mulai bunga, ada juga bonsai, burung kicau, maupun hewan-hewan yang banyak disukai para penghobinya,” ujar dia.

Menurut Sumrambah, potensi berkembangnya pasar hobi di Kabupaten Jombang sangat terbuka, mengingat saat ini belum banyak pasar sejenis di wilayah Jawa Timur. Sedangkan para penyuka bunga maupun hewan peliharaan sangat banyak.

“Yang mana kalau itu bisa kita tampung disitu sebagai etalase, ini akan bisa memperkuat anak-anak muda yang memang punya hobi ke sana. Maka hobi akan menjadi pekerjaan,”

“Teman-teman di rumah bisa ternak burung, budidaya bunga, sementara etalasenya kita siapkan di sini. Kemudian, pemerintah akan membuat kontes kontes berkala sehingga orang se Jawa Timur bisa melihat ke sini.

“Ke depan kita harapkan, Jombang itu punya pasar hobbies yang punya korelasi dengan anak-anak muda. Dan, itu akan jauh lebih dahsyat lagi. Kenapa, karena jika kita bisa menciptakan dan mewujudkan gagasan ini, maka akan menjadi lapangan pekerjaan disamping ketersediaan lapangan kerja di sektor industri,”

Sementara itu, calon bupati Jombang Mundjidah menambahkan, pasangan Mundjidah – Sumrambah bakal serius memperhatikan apa-apa yang kebutuhan anak-anak muda.

“Jangan khawatir, meski usia kita tidak lagi muda, tetapi jiwa kita tetap muda. Kedepan, Insyaallah apa-apa yang diperlukan oleh anak-anak muda akan kita fasilitasi, kita buka ruang aspirasi selebar-lebarnya,” ujar Mundjidah.

“Dan, seperti yang disampaikan Mas Sumrambah tadi, sarana-sarana yang bisa menunjang kebutuhan anak-anak muda, apa-apa yang diperlukan untuk mengembangkan potensi anak muda, akan kita fasilitasi,” kata Mundjidah yang juga turut hadir dalam diskusi bersama kalangan milenial dan Gen Z di kompleks Stadion Merdeka Jombang.

Dialog bertajuk “Hajar Murah” tersebut merupakan ajang bincang-bincang santai antara kalangan milenial dan Gen Z bersama pasangan calon bupati – wakil bupati Jombang nomor urut o1 Mundjidah Wahab – Sumrambah.

Dalam acara tersebut, Mundjidah dan Sumrambah hadir untuk melayani dan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan kalangan anak-anak muda, baik terkait gagasan maupun solusi terhadap persoalan-persoalan di kalangan milenial dan Gen Z. (Rai/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *