JOMBANGKU.com – Ribuan wisatawan menghadiri acara kenduri durian atau Kenduren di Lapangan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (5/3/2023).
Dalam acara tersebut, ribuan wisatawan yang memadati lapangan sejak pagi, tampak asyik berebut durian yang dibagikan panitia.
Saat pembagian durian yang diikuti aksi saling rebutan, tak sedikit wisatawan yang menyemangati teman-temannya, maupun wisatawan lain.
Tidak sedikit pula yang mengabadikan momen-momen seru perebutan durian di acara Kenduren Wonosalam.
Kenduri durian Wonosalam merupakan kegiatan berbagi durian gratis kepada wisatawan. Kegiatan tersebut juga menjadi ungkapan syukur atas melimpahnya hasil panen durian di wilayah Wonosalam.
Momentum Kenduren Wonosalam tersebut, ternyata mampu menyedot minat ribuan wisatawan untuk berkunjung ke Wonosalam.
Terkait hal itu, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengungkapkan, Kenduren Wonosalam merupakan ikon wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Jombang, khususnya kunjungan ke wilayah Wonosalam.
Kecamatan Wonosalam yang wilayahnya berada di kawasan Gunung Anjasmoro, selain dikenal sebagai daerah penghasil durian, juga memiliki beberapa destinasi wisata alam.
Dijelaskan Mundjidah, Kenduri Durian Wonosalam terbukti mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun dari berbagai daerah di Indonesia.
Atas pertimbangan itu, Mundjidah menyebut jika Kenduren Wonosalam pantas dijadikan ikon wisata Kabupaten Jombang, bahkan juga cukup layak untuk menjadi ikon wisata Jawa Timur.
“Ini kita jadikan ikon (wisata) Kabupaten Jombang dan mudah-mudahan bisa menjadi ikon Jawa Timur. Kita harus terus berupaya menjadikan Kenduren Wonosalam ini menjadi ikon Jawa Timur,” kata Mundjidah, saat menghadiri Kenduren Wonosalam, Minggu.
Wisatawan yang dilaporkan menghadiri Kenduren Wonosalam pada tahun ini, antara lain dari Kediri, Malang, Gresik, Surabaya, Tuban, Jawa Timur. Selain itu, ada wisatawan dari Papua dan Gorontalo.
“Dari laporan tadi, ada yang dari Kediri, Malang, Tuban, dan lain-lain. Alhamdulillah, ramai. Semoga hasil panen durian tiap tahun melimpah,” kata Mundjidah.
Syukuri Hasil Panen
Kenduren Wonosalam juga merupakan acara kegiatan tasyakuran warga dan petani Wonosalam atas hasil panen buah durian yang saat ini masih berlangsung.
Pada 2023, Kenduren Wonosalam membagikan 2023 durian kepada wisatawan. Durian tersebut terkumpul dari petani dari 9 desa di Kecamatan Wonosalam.
Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengungkapkan, panen durian pada tahun ini cukup melimpah sehingga patut disyukuri bersama. Dua tahun sebelumnya, sebut dia, terjadi penurunan hasil panen durian.
“Sudah dua tahun tidak ada Kenduren. Selain karena ada Pandemi Covid-19, hasil panen juga sedikit. Tapi alhamdulillah, tahun ini panennya melimpah. Kita patut mensyukuri hasil panen ini,” kata Mundjidah saat menghadiri acara Kenduren Wonosalam.
Musim panen durian di wilayah Wonosalam berlangsung sejak Januari. Masa panen diperkirakan akan berlangsung hingga April 2023. (Mhs/Red)