JOMBANGKU.com – Ibu-ibu pengurus muslimat dari Pimpinan Cabang Muslimat NU Jombang, serta pengurus dari 21 Pimpinan Anak Cabang (PAC), mengunjungi korban banjir di Kecamatan Kesamben, Minggu (15/12/2024).
Seperti diketahui, banjir melanda Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, serta Dusun Kedondong, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, sejak Sabtu (7/12/2024).
Namun hingga Sabtu (14/12/2024), banjir akibat luapan air sungai Avfour Watudakon tersebut masih menggenangi dua wilayah yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Mojokerto tersebut.
Akibat banjir tersebut, ratusan rumah warga tergenang air. Ratusan warga dari total sekitar 1.200 jiwa yang terdampak banjir, terpaksa mengungsi.
Menyikapi kondisi yang dialami warga Dusun Beluk, Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, serta Dusun Kedondong, Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, ibu-ibu Muslimat datang untuk menyambangi warga korban banjir.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak banjir, pengurus Muslimat juga menyalurkan bantuan kepada warga. Bantuan untuk korban banjir tersebut merupakan donasi dari masyarakat yang dikumpulkan melalui PAC Muslimat di 21 kecamatan, di Kabupaten Jombang.
Ketua PC Muslimat NU Jombang Hj. Mundjidah Wahab berharap, bantuan yang diberikan, bisa membantu mengurangi beban warga setelah selama sepekan terkena musibah banjir.
“Kami berharap sumbangan dari Ibu-ibu Muslimat NU ini dapat mengurangi beban warga terdampak banjir,” ujar dia.
Ketua PC Muslimat NU Jombang masa khidmah 2022 – 2027 ini menjelaskan, sumbangan dari Ibu-ibu Muslimat NU Jombang yang diberikan kepada korban banjir, berupa kebutuhan harian yang diperlukan rumah tangga
Keperluan rumah tangga tersebut meliputi kebutuhan ibu dan anak, antara lain seperti susu, serta pakaian khusus wanita.
“Sumbangan dari Muslimat NU Jombang berupa kebutuhan harian, siap pakai. Seperti sabun mandi, sabun cuci, pakaian khusus Ibu-ibu, dan lain-lain, sehingga warga korban banjir tidak perlu repot untuk beli,” ungkap putri pendiri NU, KH. Wahab Hasbulloh tersebut.
Menurut dia, dalam musibah bencana alam, perempuan memikul beban tambahan, yaitu mengurus anak dalam suasana pengungsian yang seadanya. Oleh karena itu, Ia berharap para ibu yang terkena musibah banjir tetap kuat dan mampu menghadapi segala situasi akibat bencana.
“Saya berdoa semoga semua warga korban banjir, khususnya ibu-ibu dan anak-anak, sabar dan tabah melewati masa sulit ini. Semoga banjir segera ditangani dengan baik.” kata Mustasyar PWNU Jawa Timur periode 2024-2029 itu.
Sementara itu, dalam kunjungannya ke desa lokasi banjir, Ibu-Ibu perwakilan dari 21 PAC dipimpin oleh Hj. Suliyah, selaku Koordinator PAC Muslimat NU Cabang Jombang.
Ia menyampaikan bahwa semua perwakilan PAC turut hadir di lokasi banjir, untuk memberi dukungan moril kepada warga korban banjir,
“Kami turut hadir di sini biar ketemu dengan warga, sebagian korban ini jama’ah Muslimat NU. Jadi kami memberi dukungan moril, agar beliau-beliau tidak merasa sendirian. Kami turut membersamai dan mendoakan agar musibah banjir segera surut,” katanya.
Adapun bantuan yang diberikan oleh pengurus Muslimat Nu Jombang, diterima dan disalurkan langsung oleh Hj Nurul Cholistiyah,
“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua Ibu-ibu Muslimat NU, khususnya Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab, yang telah memberi perhatian kepada kami warga Kesamben. Semoga amal baik semua Ibu-ibu dibalas Alloh dengan balasan terbaik.” ucap Bu Kaji Lis, panggilan Ketua PAC Muslimat NU Kesamben dengan mata berkaca-kaca penuh haru. (Ms/Red)