JOMBANGKU.com – Kebakaran hebat melanda pasar tradisional yang berada di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jumat (9/5/2025) petang.
Kebakaran Pasar Mojoduwur mengakibatkan 16 kios ludes akibat dilalap api. Adapun kerugian material, diperkirakan mencapai lebih dari Rp. 1 Miliar.
Kepala Desa Mojoduwur, Imam Baihaqi mengungkapkan, pada Sabtu (10/5/2025) pagi, pihaknya melakukan identifikasi dan pendataan pasca terjadinya kebakaran.
Menurutnya, selain menghabiskan belasan kios, kebakaran akibat korsleting listrik tersebut juga menghanguskan barang-barang yang berada di dalam kios.
“Dari hasil investigasi, ada 16 kios yang rusak. Sepuluh kios hangus terbakar rata dengan tanah, sedangkan enam kios lainnya masih bisa dibenahi,” katanya.
“Namun untuk barang dagangannya hangus terbakar. Adapun total kerugian kurang lebih 1 M,” lanjut Baihaqi.
Terkait kerusakan kios dan kerugian yang diderita pedagang, Baihaqi belum bisa menjanjikan apa-apa.
Namun, Ia mengaku bakal segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bupati Jombang.
“Kami hanya bisa memulihkan minimal fisik. Secepatnya kami akan menghadap ke Bupati Jombang guna meminta bantuan agar segera diperbaiki,” ujar Baihaqi.
Sebagaimana diketahui, kebakaran hebat melanda pasar tradisional yang berada di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jumat (9/5/2025) petang.
Menurut Kepala Desa Mojoduwur Imam Baihaqi, cepatnya kobaran api yang membakar pasar di desanya, disebabkan oleh kondisi kios yang materialnya berasal dari kayu.
Selain itu, mayoritas barang-barang yang berada dalam kios yang terbakar tersebut, merupakan barang yang mudah terbakar.
“Api cepat membesar karena banyak kios yang berasal dari kayu. Itu yang membuat kios mudah terbakar,” ungkap Baihaqi. (Js/Red)





