Harga BBM Naik, Pemkab Jombang Siapkan Rp 5 Miliar untuk Antisipasi Inflasi

Agus Purnomo Sekda Jombang
Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo (Foto: JombangKU/Istimewa)

JOMBANGKU.com – Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyiapkan anggaran sebesar Rp. 5 Miliar untuk mengantisipasi potensi terjadinya inflasi pasca kenaikan harga BBM.

Besaran anggaran untuk penanganan dampak kenaikan harga BBM tersebut, setara dengan angka 2 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang.

“Jadi, kita disuruh menganggarkan 2 persen dari APBD yang digunakan untuk penanganan terhadap pasca kenaikan BBM. Nilainya sekitar Rp. 5 Miliar,” kata Agus Purnomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Senin (5/9/2022).

Dia menjelaskan, penggunaan dana penanganan dampak kenaikan harga BBM tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Pemkab Jombang, ujar Agus, akan melakukan pemantauan kondisi pasar dan kondisi di masyarakat setelah harga BBM dinaikkan, selama 2 minggu ke depan.

Realisasi penanganan akibat kenaikan harga BBM disiapkan dalam dua skema, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau melalui operasi pasar untuk menekan laju kenaikan inflasi.

“Dalam dua minggu akan kita lihat perkembangannya. Mana yang lebih tepat, apakah akan diberikan dalam bentuk BLT atau direalisasikan dalam bentuk operasi pasar untuk menekan inflasi. Kita tunggu hasil monitoring,” jelas Agus.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengumumkan penyesuaian atau kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). Harga BBM yang lebih tinggi tersebut mulai berlaku pada pukul 14.30 WIB, di hari itu.  (HER/MHS/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *