Kain Seragam Gratis untuk Murid SD dan SMP di Jombang Rampung Dibagikan

Kadisdikbud
Senen Kadisdikbud Kabupaten Jombang

JOMBANGKU.com – Meski sempat mengalami keterlambatan, proses distribusi kain seragam gratis untuk murid SD dan SMP di Kabupaten Jombang, sudah dirampungkan oleh penyedia.

Selain untuk murid SD dan SMP, distribusi kain seragam untuk murid-murid Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta Madrasah Tsanawiyah (Mts) juga berhasil dirampungkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Senen mengungkapkan, distribusi kain seragam gratis berhasil diselesaikan oleh penyedia per Selasa (22/11/2022) malam.

Dia mengakui, ada keterlambatan distribusi dari batas yang sebelumnya yang ditentukan. Pengiriman mengalami keterlambatan hingga 8 hari.

“Per Selasa (22/11) malam, semua proses distribusi kain seragam gratis sudah dirampungkan oleh penyedia. Jika mengacu pada batas akhir, keterlambatan pengiriman terjadi 8 hari,” ungkap Senen, Kamis (24/11/2022).

Dia menyatakan, pihaknya akhirnya mengambil tindakan tegas terkait keterlambatan tersebut. Keterlambatan distribusi oleh penyedia, berimplikasi pada jatuhnya denda.

“Sejak awal kami berkomitmen untuk merealisasikan program kain seragam gratis bagi peserta didik. Bukti komitmen tadi, kami memberlakukan denda berjalan bagi rekanan penyedia,” ujar Senen.

Dia menjelaskan, selama proses keterlambatan distribusi, pihaknya juga terus intens menjalin komunikasi dengan penyedia. Selain untuk evaluasi dan upaya perbaikan tahun depan, langkah itu dilakukan untuk mengetahui kendala yang dialami kedua rekanan sehingga molor saat pengiriman.

Senen menjelaskan, untuk pelaksanaan program kain seragam gratis bagi peserta didik baru, tahun ini pihaknya mengalami sejumlah dinamika dalam setiap prosesnya. Salah satu yang cukup dominan menyita waktu, yakni proses administrasi lelang hingga tiga bulan.

Setelah melalui tahap tersebut, tercatat ada dua penyedia yang dinyatakan sebagai pemenang. Kedua pemenang, yakni CV Intan Jaya Sakti untuk kain seragam SD / MI, serta CV. Menara Mas Kita untuk kain seragam SMP / MTs.

“Untuk SD/MI, nilai penawaran sesuai kontrak sebesar Rp. 3.544.185.600,. sementara SMP / MTs, senilai Rp. 4.127.439.540.,” ungkap Senen..

Dipastikan olehnya, setelah proses distribusi ke 21 wilayah kerja (Wilker,red) Disdikbud selesai. Kain seragam bukan hanya diperuntukkan bagi peserta didik kelas 1 dan 7. Namun juga dieruntukkan bagi kelas 2 serta kelas 8 yang tahun ajaran kemarin tidak menerima.

“Pembagian kain seragam gratis bukan hanya dikhususkan bagi peserta didik baru. Namun juga diperuntukkan bagi kelas 2 serta 8, yang tahun kemarin tidak mendapat pembagian,” jelas Senen.

Untuk kembali mengadakan program kain seragam gratis. Disdikbud mengalokasikan anggaran sebesar 10 miliar rupiah. Tapi, setelah melalui mekanisme lelang di LPSE. Jumlah tadi hanya terserap sebesar 8 miliar rupiah.

Untuk peserta didik jenjang sekolah dasar, Kadisdikbud menyebut jika kain seragam yang bakal mereka terima sepanjang 1 meter 25 centimeter untuk atasan, serta 1 meter untuk bawahan. Sedang jenjang menengah pertama, atasan sepanjang 1 meter 50 centimeter, serta bawahan 1 meter 25 centimeter.

Sedangkan, jumlah peserta didik yang menerima pemabgian kain seragam gratis tahun ini. Sebanyak 48.000 siswa SD/MI baik negeri maupun swasta, serta 53.200, peserta didik SMP/MTs. mulai negeri maupun swasta.

“Untuk siswa SD/MI sebanyak 48.000 siswa, sedang SMP/MTs 53.200. Jumlah total peserta didik secara keseluruhan, mencapai 101.200,” pungkas Senen. (HER/Ant./Red)

Exit mobile version