JOMBANGKU.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Jombang memberikan penghargaan kepada KH. Ahmad Masruch, Pengasuh Pondok Pesantren At-Tahdzib, sebagai Tokoh Inovatif Ketahanan Pangan Berbasis Pesantren Tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan karena KH. Ahmad Masruch telah membuktikan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga bisa menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan ekonomi umat.
Di bawah asuhannya, Pondok Pesantren At-Tahdzib yang berada di wilayah Ngoro, Kabupaten Jombang, telah berhasil menorehkan prestasi nasional dalam pembibitan lele dan menjadi satu-satunya pesantren di Indonesia yang sukses memproduksi ikan bawal secara massal dengan metode pemijahan campur.
Penghargaan ini diberikan pada puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Jombang, yang mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan”.

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, pada Selasa (27/5/2025) malam tersebut, dihadiri oleh Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Jombang KH. Salmanudin Yazid, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang.
Ketua PWI Kabupaten Jombang Muhammad Mufid mengatakan bahwa tema HPN 2025 PWI Jombang adalah “Pers Mengawal Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan Berkelanjutan”.
Tema yang diusung menjadi landasan bagi para pekerja pers di Kabupaten Jombang untuk terus melakukan pengawalan dan memastikan bahwa upaya-upaya untuk menjaga ketahanan pangan dan lingkungan tetap sejalan dengan arah pembangunan negara. (Ms/Red)






