JOMBANG – Menjelang Muktamar Nahdatul Ulama (NU) ke- 34, yang mana rencana akan digelar pada Desember mendatang, banyak calon yang masuk daftar bursa menjadi ketua PBNU.
Daftar nama tersebut diantaranya Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, Ketua MUI Jawa Timur KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Dari daftar nama tersebut, mengerucut yang kuat akan mengikuti pencalonan menjadi Rais Aam NU yakni KH Said Aqil Siradj dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Upaya lobi-lobi sudah terlihat, mulai safari ke Pesantren pesantren di berbagai wilayah khususnya Jawa Timur, bahkan ada muncul surat dukungan muncul dari PWNU Jawa Timur telah mendukung Gus Yahya untuk maju sebagai calon Ketua PBNU.
Walau sudah muncul surat dukungan oleh PWNU Jawa Timur, PCNU Jombang tidak semerta-merta mengikuti surat dukungan yang dikeluarkan oleh PWNU Jatim untuk mendukung Gus Yahnya dan masih menunggu keputusan dari sesepuh Kiai yang ada di Jombang.
“Jombang tetep ikut perintah Kiai, artinya Syuriyah PCNU Kabupaten Jombang, tergantung beliau mau kemana. Itukan kesepakatan yang ada di PW yang dibuat teman teman PC, tapi itukan PC ngak bisa bergerak sendiri sebelum ada konfirmasi dari Syuriyah PCNU setempat,” terang KH Salmanudin Yazid Al Hafidz ketika dihubungi wartawan. Selasa (19/10/2021).
Masih penjelasannya bahwa surat yang dikeluarkan oleh PWNU tertanggal 12 Oktober 2021, tidak semerta-merta mengikuti keputusan surat tersebut, terkecuali sudah mendapat restu dari Kiai sepuh yang ada di Kabupaten Jombang.
“Itu secara umum dukungan wilayah tapi untuk masing-masing PC tergantung syuriyahnya. Seperti saya ndak bisa misalnya syuriyah menghendaki calon lain, kita ndak bisa apa-apa,” jelas Ketua PCNU Jombang sapaan akrab Gus Salman.
Mengenai calon yang didukung oleh PWNU Jawa Timur (Gus Yahya), pandangan dari Gus Salman merupakan sosok muda yang sudah mengerti akan NU.
“Layak dari segi keilmuan, dari segi Kepemimpinan toh beliau lama di PB bahkan jabatan terakhir kan kotib syuriyah, ya namanya kotib syuriyah bukan orang sembarangan lha, kalau kemampuannya pas- pasan ngak mungkin,” paparnya.
Untuk PCNU Jombang sendiri, rencana akan mendukung KH Said Aqil Siradj atau KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dirinya masih belum memutuskan akan mendukung siapa karena belum ada rapat dan belum menemui Kiai sepuh.
“Untuk Jombang belum rapat cuman Buya Sa’id Aqil bersedia dicalonkan kembali kalau direstui para masyayikh,” ungkap Gus Salman. (Red).