Jadi Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Jombang, Warsubi Dorong Lahirnya 10 Ribu Pengusaha Muda

Warsubi, Calon Bupati, BPC HIPMI
Warsubi (dua dari kiri), saat menghadiri acara pelantikan ketua serta jajaran Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda (BPC HIPMI) Jombang, di Hotel Fatma, Minggu (21/07/2024) malam.

JOMBANGKU.com – Warsubi, calon Bupati Jombang yang telah dideklarasikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal diusung pada Pilkada Kabupaten Jombang 2024, mendorong lahirnya 10 ribu pengusaha muda di setiap desa.

Menurut dia, hadirnya pengusaha di setiap desa, sangat strategis bagi pengembangan dan peningkatan perekonomian di setiap desa.

Hadirnya para pengusaha di desa, juga bakal memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di daerah, khususnya di desa, terutama dalam penanganan dan penyerapan tenaga kerja.

Harapan dan dorongan Warsubi tersebut, disampaikan saat menghadiri acara pelantikan ketua serta jajaran Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda (BPC HIPMI) Jombang, di Hotel Fatma, Minggu (21/07/2024) malam.

Pada Minggu malam, jajaran pengurus BPC HIPMI Kabupaten Jombang, resmi dilantik oleh Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, Rois Sunandar Maming.

Dalam jajaran pengurus BPC HIPMI Kabupaten Jombang, Warsubi didapuk sebagai Ketua Dewan Kehormatan. Sedangkan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Jombang, dijabat oleh Muhammad Naqib Abdullah atau Gus Naqib.

Warsubi hadir dalam acara pelantikan BPC HIPMI Kabupaten Jombang. Pada kesempatan itu, dia juga diberi kesempatan menyampaikan sambutan.

“Saya itu berharap, HIPMI bisa menciptakan paling tidak 10 pengusaha saja di setiap desa, maka akan bisa meningkatkan perekonomian di Jombang,” kata Warsubi, dalam sambutannya saat pelantikan BPC HIPMI Jombang.

“Karena akan bisa menyerap banyak tenaga kerja di setiap Desa. Dari itu saja, bisa ratusan ribu tenaga kerja yang terserap,” lanjut dia.

Pria yang memiliki latar belakang kepala desa dan pengusaha tersebut menyatakan apresiasinya terhadap semangat para pengusaha muda yang ada di Jombang. Ia berharap pengusaha di Jombang tidak kalah dengan daerah lain, terutama daerah sekitar.

“Anak muda itu kreatif. Misalnya, ada yang usaha melon organik, dari yang harganya Rp 5 ribu perkilo, tapi di tangan anak muda harganya bisa Rp. 100 ribu per kilo di Supermarket,” ungkap pengusaha pemotongan ayam tersebut.

Menurut Warsubi, untuk meningkatkan dan mengembangkan para pengusaha muda di Kabupaten Jombang, maka harus dipermudah izinnya. Sehingga, akan menarik minat kaum muda untuk memulai menjadi pengusaha.

“Dibandingkan dengan Kabupaten tetangga, Jombang ini soal urusan izin termasuk yang cukup sulit. Di Nganjuk selain tanahnya murah, izinnya lebih mudah daripada di Jombang. Saya khawatir, investor nanti lari kesana semuanya,” ujar dia.

Sosok Warsubi menjadi sorotan beberapa bulan terakhir, setelah namanya masuk dalam bursa calon Bupati Jombang. Menyongsong Pilkada Jombang, Warsubi bahkan sudah dideklarasikan oleh PKB sebagai bakal calon yang akan diusung.

Selain dari PKB, dukungan kepada Warsubi juga datang dari Partai Gerindra dan PKS. Dari kedua partai politik tersebut, Warsubi telah menerima surat tugas.

Sementara itu, Muhamamd Naqib Abdullah, Ketua Umum BPC HIPMI Kabupaten Jombang, dalam sambutannya menyampaikan beberapa rencana program yang akan dijalankan.

Selain melakukan konsolidasi dalam rangka memperkuat internal organisasi, pihaknya juga menargetkan 10 ribu pengusaha muda di Jombang.

“Kami akan terlebih dahulu memperkuat internal organisasi,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Naqib tersebut.

“Kemudian, kami akan menargetkan 10 ribu pengusaha muda hingga pelosok Kabupaten Jombang,” lanjut dia yang disambut tepuk tangan dari peserta yang hadir. (Ms/Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *