Berita  

Apa Benar Main Dekat Trafo PLN Bisa Tersetrum, di Alun-alun Jombang Berdiri Megah Kok!

Trafo
Sebuah trafo dekat monumen Alun alun Kabupaten Jombang (Dok JK).

JOMBANG – Mungkin masyarakat khususnya Kabupaten Jombang, masih jarang mengetahui fungsi dan bahaya dari pada trafo milik PLN 3 phase yang biasa ditompang dengan 2 tuang penyangga, tidaklah sulit menemukan sebuah trafo seperti itu.

Siapa sangka, dibalik trafo dengan nama lain transformator tersebut walau mempunyai fungsi penting dalam hal pengaturan arus listrik, bisa dikatakan sangatlah berbahaya jika tidak memahami dunia kelistrikan. Untuk itu PLN memasang larangan atau himbauan yang bertuliskan ‘Awas Berbahaya Tegangan Tinggi’.

Walau demikian, jika terlalu dekat dengan trafo, terlihat di area Monumen Alun-alun Kabupaten Jombang berdiri kokoh sebuah trafo milik PLN.

“Trafo itu selain menghalangi keindahan akan Alun-alun, juga sagat berbahaya jika ada masyarakat yang sedang berkunjung ke Alun- alun, kadang ada yang mengambil foto pas tengah tegah, ya saya anggap itu sangat bahaya lah,” terang Wawan (46) salah satu pengunjung Alun-alun Jombang, Kamis (17/2/2022).

Sementara di tempat berbeda, Ina (54) alumni Teknik Elektro disalah satu Universitas Jawa Timur, mengatakan bahwa fungsi dari pada transformator atau trafo untuk mengatur suatu tegangan.

“Transformator tenaga atau tiga fhase adalah suatu peralatan tenaga listrik, fungsinya untuk menyalurkan daya atau energi listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah, sebaliknya bertujuan agar tegangan listrik dengan kata lain frekuensi tidak berubah,” jelasnya.

Mengenai bahaya bisa meledak atau tidak, dirinya menjawab bisa hal itu terjadi korsleting atau kelebihan kapasitas.

“Komponen di dalam trafo itu ada minyak kalau terjadi over load pastinya akan panas, jika tidak segera ditangani bisa terbakar atau meledak, tapi PLN sudah mempunyai pegawai untuk pemeliharaan dan safetynya sudah standar ISO,” papar Ina.

Diberitakan sebelumnya revitalisasi Mega proyek Alun-alun Jombang dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang menelan anggaran sekitar 8 milyar. (Red/HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *