Bupati Mundjidah Hadiri Ngopi Bareng Perguruan Silat di Pengadilan Negeri Jombang

Ngopi Bareng Perguruan Silat

JOMBANGKU.com – Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menghadiri diskusi terkait upaya-upaya meminimalkan konflik atau gesekan antar-pesilat, di Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Kamis (16/3/2023).

Diskusi yang dikemas dalam bentuk Ngopi Bareng seluruh Paguyuban Perguruan Pencak Silat se Kabupaten Jombang tersebut, digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) yang ke 70.

Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan dan sejumlah anggota dari 15 perguruan silat. Selain Bupati Jombang dan Ketua PN Jombang, diskusi tersebut juga diikuti Kapolres Jombang AKBP Moh. Nurhidayat dan Ketua DPRD Jombang Mas’ud Zuremi.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pimpinan perguruan silat menyampaikan gagasan maupun masukannya terkait upaya-upaya meminimalisir terjadinya konflik antar anggota perguruan silat.

Bupati Mundjidah dalam sambutannya di awal pertemuan mengatakan, pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasi atas fasilitasi PN Jombang yang telah mengajak Ngopi Bareng seluruh Paguyuban Perguruan Pencak Silat se Kabupaten Jombang.

Menurut dia, pertemuan para pimpinan perguruan silat untuk rembug bersama kali ini merupakan momentum yang penting untuk menciptakan kerukunan dan kebersamaan antar anggota perguruan.

“Alhamdulillah, terimakasih Pengadilan Negeri telah memfasilitasi pertemuan 26 Perguruan Pencak Silat yang hadir 15 Paguyuban, untuk membangun komunikasi yang baik. Kita juga telah komitmen bersama untuk selalu menjaga kerukunan, damai, penuh kebersamaan. Hal ini untuk mencegah jangan sampai terjadi pertikaian,” kata Bupati Mundjidah.

“Forkopimda juga mendengarkan aspirasi dari Paguyuban, kita akan lebih intensif untuk melakukan pendekatan, pembinaan, kepada paguyuban. Kedepan kita juga pikirkan untuk membangun Tugu Persatuan Bersama. Tentu saja perlu dirancang dahulu bagaimana formatnya, desainnya. Akan kita upayakan”, pungkasnya.

Ketua Pengadilan Negeri Jombang Bambang Setyawan menyampaikan bahwa pihaknya mengundang pengurus organisasi pesilat se Kabupaten Jombang karena ada kesamaan nilai-nilai antara Perguruan silat dan IKAHI. Kesamaan itu yakni menjunjung tinggi keadilan, kebenaran dan perdamaian.

“Saya yakin apapun perguruannya sama, apapun yang kita sampaikan sama, hanya caranya berbeda,” tutur Ketua PN Jombang ini.

Bambang Ketua PN Kabupaten Jombang juga mengungkapkan keprihatinannya dengan kasus pertikaian antar perguruan yang rata-rata melibatkan oknum anak-anak.

Dalam forum Ngopi bareng tersebut terjadi dialog tanya jawab yang intensif. Sejumlah pimpinan dari organisasi Paguyuban Pendekar menyampaikan saran dan masukan kepada Forkopimda,

Demikian pula masing masing dari Forkopimda menyampaikan arahannya satu persatu. Diantaranya yang hadir pada acara tersebut Ketua DPRD Jombang H. Mas’ud Zuremi, Kapolres AKBP Moh Nurhidayat, Kajari Tengku Firdaus, Dansatradar 222 Ploso Letkol Lek Eka Yawendra, Ketua Pengadilan Agama, Kodim 0814 Letkol Inf. Hanafi, Kalapas Jombang Margono, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, Kepala Perhutani KPH, Pemimpin Cabang BNI Jombang Sulistyaningsih, Jajaran pimpinan PN Jombang dan 15 undangan pimpinan perguruan silat se Kabupaten Jombang.

Acara yang diawali dengan peresmian Tirta Kencana Siap Minum tersebut, dilanjutkan dengan meninjau ruangan yang ada di Pengadilan Negeri. Dan diakhiri dengan Potong tumpeng, potong kue dan dilanjutkan dengan peninjauan progres pembangunan masjid Al-Ahkam. (Mhs/Red)

Exit mobile version