Trotoar Bagus Jalannya Begini, Inilah Wajah Jantung Kota Jombang

Aspal mengelupas
Kondisi Jalan KH Wahid Hasyim Jombang (Foto : JK)

JOMBANG – Kabupaten Jombang mempunyai luas sekitar 1.159,50 km², sedangkan mengenai jalan. Terdapat 500 ruas jalan dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang yang ditangani Dinas PUPR panjangnya sekitar 1.215,81 km.

Sayang diawal tahun 2022 ini, dibawah pimpinan Bupati Hj Mundjidah dan Wakil Bupati Sumrambah, Kota dengan julukan Kota Toleransi dan Kota Santri ini, mendapatkan pekerjaan rumah yang sangat berat yakni jalan rusak ada sekitar 385 kilometer panjangnya.

Walau demikian, sempat unjuk gigi dengan adanya prestasi dibalik itu, diantaranya Alun – alun, sebagian Puskesmas, Gedung Sekolah, Pasar, Trotoar ala Malioboro dan Sentral industri Slag Aluminium, sedangkan Jembatan Ploso merupakan Mega Proyek Nasional dengan anggaran APBN senilai Rp 137,7 Milyar.

Kembali lagi soal jalan rusak diberbagai wilayah di Kabupaten Jombang, lebih ironisnya di jantung kota Jombang, yakni Jalan KH Wahid Hasyim sepanjang sekitar 2 kilometer jalan bergelombang dikarenakan aspal sudah banyak yang mengelupas.

“Trotoar sudah bagus walau masih ada pemeliharaan, tapi sayang jalannya bergelombang karena aspal mengelupas,” terang Rudi (47) warga Jombang yang kebetulan melintas di Jalan KH Wahid Hasyim. Sabtu (12/2/2022).

Menurut Rudi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang segera melakukan tindakan dikarenakan trotoar bagus jalannya yang dinilai tidak elok dipandang.

“Ini jalan jantung kota Jombang masah jalannya seperti ini, silakan di cek mulai dari ringin contong sampai jomplang sepur (Palang pintu kereta api) aspalnya mengelupas,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Januari (49) dengan kondisi Jombang yang lagi trading di media sosial soal jalan risak, berharap Pemerintah Daerah (Pemkab) Jombang memperhatikan kondisi masyarakat dan memanfaatkan anggaran daerah sebaik mungkin.

“Jika belum ada anggaran ya mau bagaimana lagi, paling tidak kalau bisa memanfaatkan anggaran dengan baik diantaranya Jombang berkadang atau buat terop (tenda) bisa dialihkan, walau anggarannya tidak banyak paling tidak bisa membantu untuk perawatan jalan, tapi kembali lagi saya hanya masyarakat kecil,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya jalan rusak di Jombang ada sekitar 385 kilometer untuk perbaikan sendiri paling tidak membutuhkan anggaran sekitar 2 Triliun sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jombang hanya sekitar 500 Milyar. (HR/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *