Awas! Walau Sudah Bagus, Perhatikan Ini Jika di Alun-alun Jombang

Alun-alun
Pemandangan Monumen Alun- Alun Kabupaten Jombang dari seberang jalan provinsi

JOMBANG – Alun-alun Kabupaten Jombang, memang kini mempunyai wajah baru, perubahan atas Alun-alun Jombang, dinilai masuk deretan atas prestasi Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Jombang Sumrambah.

Memang diakui tadinya hanya wajah Alun alun hanya hamparan berkarpet rerumputan alami, setelah di lakukan Revitalisasi Alun-alun oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang dengan menghabiskan anggaran sekitar 8 milyar kini ada fasilitas playground atau taman bermain anak-anak disamping itu tempat parkir sepeda, kendaraan bermotor dan monumen Alun-alun Jombang.

Sayang sungguh sayang ditengah monumen jika terlihat dari seberang jalan tampak pemandangan yang dinilai kurang elok dikarenakan ada dua tiang penopang sebuah trafo bertegangan tinggi milik PLN.

Bukan hanya itu saja, area parkir dinilai sangat berbahaya, hal tersebut dikarenakan untuk masuk atau parkir di sebalah timur atau barat monumen, langsung berhadapan dengan jalan provinsi dimana jalur tersebut merupakan jalur cepat kendaraan besar.

“Bagus memang tapi sayang pemandangan terhalang oleh dua tiang penyangga trafo, kalau tidak terhalang bagus, apa lagi kalau dekat dekat tiang trafo kita masyarakat awan pasti takut kesetrum (aliran listrik) kan ada tegangan tinggi,” jelas Ana (34) salah satu pengunjung Alun-alun Jombang. Rabu (16/2/2022).

Masih penjelasannya, walau area bermain anak belum dibuka, dirinya sedikit banyak bisa menghibur diri di Alun-alun Jombang.

“Lumayan daripada dulu, kalau warga sekitaran Kota seperti saya ya mainan di Alun Alun, kurang tau kalau masyarakat yang jauh dari Kota,” ungkapnya.

Ditempat berbeda Iwan (31) bahwa ada beberapa hal yang dinilai seharusnya diperhatikan, selain adanya tiang penyangga trafo yakni parkir di sebelah barat dan timur monumen.

“Parkiran kanan kiri monumen, saya pribadi mengangap sangat bahaya. Itu jalur truk dan bus, biasanya kalau bus kecepatanya kencang banget, lah bila mau keluar dari parkiran atau masuk kalau tidak tengak tengok bikin jantungan, ini bagian DLH,agar pengunjung aman dan nyaman,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditayangkan JombangKu.com masih berusaha konfirmasi pada DLH Kabupaten Jombang soal tiang trafo dan parkiran kendaraan. (Red/HR)

Exit mobile version